Seringkali, ketika tanpa kita sadari, kita telah menyakiti hati orang lain. Sederhananya, bahkan hanya lewat sebuah canda.
Ketika kita sudah menjadi sangat akrab dengan teman, seringkali kita melewati ‘batas’ yang seharusnya kita jaga.
Banyak yang mungkin sama sekali tidak mempermasalahkan itu, karena masing-masing sudah tahu betul bahwa semua itu hanya sebatas di bibir saja.
Namun banyak juga yang tanpa diduga justeru menelan canda itu bulat-bulat hingga menelusup ke relung hatinya, hingga ia terluka. Nah, ini yang susah.
Cerita ini bukan semata-mata curahan hati saya, tapi seorang teman yang baru saja berbagi rasa pada saya.
BENAR BANGET apa yang dia pikirkan itu.
Karena kita kan tidak bisa menebak-nebak isi hati atau suasana hati orang lain.
Bisa saja, ketika kita bercanda sedikit keterlaluan kemarin, si teman sama sekali tidak menggubrisnya. Bahkan mungkin, si teman yang tertawa paling keras.
Ehh ketika hari ini kita hanya mencela bentuk alisnya, warna lipstiknya atau model pakaiannya, si teman malah cemberut seharian dan tak mau bicara. Nah lho??
Tapi, semoga kita masing-masing bisa belajar dari peristiwa seperti ini.
Pertama, yah mungkin kita cukup bercanda ala kadarnya…
Kedua, sebagai teman mbok yah jangan terlalu sensi…
Anggap saja semua itu benar-benar hanya bercanda.
Yah kalau seandainya tak mampu dibendung, terlanjur tersinggung, ya sudahhh besok dilupakan saja…
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar